Jambore Daerah Jawa Barat tahun 2025 (Jamda Jabar 2025) telah diselenggarakan pada tanggal 1-5 Juli di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Bojongmangu, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, didampingi oleh Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, dan Ketua Kwarda Jabar, Atalia Praratya. Jamda Jabar 2025 mengangkat tema “Mewujudkan Pramuka Penggalang Jawa Barat yang Hebat dan Istimewa” dan diikuti oleh 2.400 anggota Pramuka dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Indramayu – Pesantren Al Ishlah Tajug kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kepramukaan. Pada ajang Jambore Pramuka Jawa Barat Tahun 2025, Pesantren Al Ishlah Tajug mengirimkan 16 santri terbaik untuk mewakili Kwartir Cabang (Kwarcab) Indramayu.
Kegiatan ini menjadi ajang pertemuan Pramuka Penggalang se-Jawa Barat dengan berbagai lomba keterampilan, ketangkasan, dan kerjasama tim. Santri Pesantren Al Ishlah Tajug tampil penuh semangat, membawa nama baik Indramayu di tingkat provinsi.
Peran Pesantren dalam Membentuk Karakter Santri Pesantren Al Ishlah Tajug tidak hanya fokus pada pendidikan agama dan akademik, tetapi juga aktif membina santri melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka. Dengan mengikuti Jambore Pramuka Jawa Barat, santri dilatih untuk mandiri, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Pimpinan Pesantren Al Ishlah Tajug memberikan dukungan penuh kepada para santri yang ikut dalam kegiatan ini. “Kami bangga santri kami bisa membawa nama pesantren di Indramayu ke tingkat provinsi. Ini bukti bahwa pendidikan pesantren mampu mencetak generasi unggul di berbagai bidang,”.
Pesantren ini memang dikenal sebagai salah satu pesantren terbaik di Indramayu yang tidak hanya menekankan hafalan dan ilmu agama, tetapi juga pengembangan bakat serta keterampilan.


